Sawarna Part-2

9 Aug

Lanjutan Sawarna part-1 niy…

Hari ketiga, Minggu 1 Agustus 2010

Bangun jam 5 pagi…sholat subuh dan menikmati bakwan goreng + teh manis hangat…wah nikmatnya pagi ini…lalu jam 5.30 jalan-jalan pagi. Harusnya di jadwal jam 5 pagi, tapi berhubung si 4 cowo itu bangunnya pada susah plus lelet pula..akhirnya jam 5.30 baru keluar dari rumah dech… Melewati sawah pagi-pagi udaranya seger bener. Saya, Asung dan Ir jalan begitu cepat mengikuti guide yang paling depan. di posisi tengah ada Lan dan bayu, sedangkan di paling belakang ada guide ke 2 yang bernama erik bersama pepi dan edwin. Setelah melewati sawah..melewati perkampungan dan bukit-bukit. Udaranya beneran seger dech..tapi berhubung jalannya terlalu terburu-buru karena mau mengejar sunrise alhasil pas di atas bukit saya terbatuk-batuk + agak susah nafas. sayang gak ada yang bawa minum alhasil hilang sendiri dah tuch batuknya. Setelah menuruni bukit..terdengar juga suara ombak dan sampailah kami di Lagun Pari. Pemandangan di Lagun Pari gak kalah indah di banding pantai Ciantir. Pasir yang putih, ombak yang tinggi wah…bagus banget lah…apalagi di nikmati pagi hari..Gak kapok harus jalan cepet naik turun bukit dan akhirnya menemukan pemandangan indah.

asung dan adiknya di tengah sawah pagi hari
Pe n Ida @Lagun Pari
ida, ir, pe dan Lan in action @Lagun Pari
pantai Lagun Pari yang indah
warna warni Lagun Pari

Setelah puas foto-foto di Lagun pari..kita jalan menyusuri pantai dan tibalah di Karang Taraje…keren loh tempatnya…Photo session pun dimulai…

ida @karang taraje
Bayu ngeblend kayak boyband @Karang Taraje
pose 7 wonders @Karang Taraje
lagi2 pose @karang taraje

Setelah puas di Karang Taraje kami kembali menyusuri Pantai Lagun Pari untuk menuju Pantai Tanjung layar…pemandangannya indah seperti ini…

ida n pe @akar pohon

burung di tengah pantai

kami lelah..butuh minum haus banget karena perjalanan jauh. Guide kami erik memanjat pohon kelapa. Dengan cepat Erik sudah sampai di atas pohon dan memetik 9 buah kelapa. Sumpah kelapanya enak banget. airnya seger banget dan agak dingin, seperti di kasih es gitu. Itu kelapa terenak yang pernah saya minum. Teman-teman saya yang lain pun juga merasakan yang sama…itu kelapa terenak.

Ir dan 2 kelapa terenak..
2 guide kami…menyiapkan kelapa terenak yang pernah kami minum..ūüėÄ

menikmati kelapa

puas minum kelapa..kami melanjutkan menuju Pantai Tanjung Layar. perjalanan menuju Tanjung Layar seperti biasa mendapatkan pemandangan bagus tentunya..so check this out..

masih di Laguna Pari menuju Tanjung Layar
Mirip Tanah Lot ya?

Tanjung Layar dari kejauhan

dan setelah perjalanan panjang dari Karang Taraje akhirnya sampai juga di Tanjung Layar…yippppiiieee…waktunya istirahat menikmati jajanan di pinggir Tanjung layar. pagi-pagi kami dah ngerujak euy..padahal belum sarapan…hehehehehe

Tanjung Layar

Ngaso sejenak @Warung Tanjung Layar
7 Wonders @Tanjung Layar

Bersama bule yang mirip Piero…ūüėÄ

Setelah puas di Tanjung Layar kami melanjutkan perjalanan menuju Homestay. Sesampainya di Homestay kami sarapan tapi sarapannya jam 11 siang. Setelah itu mandi, packing, sholat zuhur dan waktunya pulang kembali ke Jakarta. Oya untuk harga Homestay kami dikenakan biaya Rp. 80.000/orang sudah termasuk makan 3x, kelapa muda, cemilan, teh dan kopi. Makanannya lumayan enak kok, terutama sambalnya. Ibu-ibu pemilik rumah juga ramah. Tapi sayang kamar mandinya cuma satu, jadi harus antri. Hehehehehe…

7 wonders @di depan Homestay

Perjalanan menuju Jakarta terasa begitu lama, karena kami sempat mampir di AlfaMart Rangkas untuk membeli minum, es krim dan cemilan + numpang pipis..lalu sempet juga mobil overheat di daerah ciujung dan akhirna jam 6 sore kami memutuskan untuk mampir di warung bakso Arema Malang untuk makan.

7 Wonders @Warung Bakso Arema Malang

lalu perjalanan dilanjutkan menuju jakarta. Tapi di lampu merah arah mau menuju permata hijau mobil berhenti lagi. Lagi-lagi karena overheat. Lanjut lagi dan di lampu merah radio dalam mobil overheat lagi. Oh Tuhan…perjalanan tinggal sedikit lagi tapi eh tapi musibah datang. Alhasil di Lampu merah Radio Dalam kami berpisah. Ir jalan kaki menuju kos. Bayu, Lan, Asung dan Edwin naik taksi. Saya masih ikut di mobil itu sampai lampu merah H.Nawi. Hmmm…hari yang melelahkan tapi menyenangkan..

Next trip kemana lagi ya???

Rincian biaya ke Sawarna untuk 7 orang niy :

  1. Sewa mobil APV 2 hari => 700.000
  2. Bensin=> 175.000
  3. Tol pergi => 15.000
  4. Penginapan + makan (8 x 80.000)  =>  640.000
  5. Masuk Sawarna (8 x 2.000) => 16.000
  6. Masuk dan Guide Goa Lalay =>  25.000
  7. Jajan => 57.500
  8. Guide Sawarna => 100.000
  9. Retribusi parkir=> 15.000
  10. Bensin pulang=> 120.000 (nambah karena tadinya mau anter tiap peserta smpai rumah masing2)
  11. Pulsa =>  10.000 (untuk telp homestay dan supir)
  12. extra time 3 jam =>  100.000
  13. Pungli jalan =>    5.000
  14. Tol serang =>    13.500
  15. Mie ayam + aqua gelas supir=>    9.500
  16. Tol Karang tengah (2x lewat @4.000) => 8.000

Total Pengeluaran => 2.009.500 / 7 orang = 287.071 atau dibulatkan 290.000

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: